Manajemen Resiko

A.Menempatan sebagai pelancong yang menyebrangi jalan.
Keluhan    :

a)Kendaraan yang ada tidak mengutamakan para penyeberang.

b)Banyak pengendara kendaraan bermotor yang ngebut di jalanan, tanpa memperhatikan orang yang menyebrang.

c)Asap kendaraan sangat banyak, sehingga harus menutup hidung karena dapat mengganggu kesehatan.

d)Tidak adanya zebra cross/jembatan penyebrangan bagi para pejalan kaki.

e)Tidak adanya rambu lalu lintas baik untuk pengendara maupun untuk penyebrang.

Solusi    :

a)Alangkah lebih baiknya bila para pengendara kendaraan bermotor lebih mengutamakan para penyebrang, yaitu dengan mempersilahkan para penyebrang untuk berjalan lebih dahulu.

b)Sebaiknya ada polisi lalu lintas yang berjaga-jaga disekitar jalan tersebut. Sehinga tidak akan ada lagi yang berani mengendarai dengan kecepatan tinggi.

c)Dengan menciptakan kendaraan bebas asap, yaitu bisa dari bahan bakar tenaga matahari atau baterai. Disamping menguntungkan kita semua tetapi dapat ikut serta dalam penghentian ’global warming’.

d)Sebaiknya disediakan sarana penyebrangan yang dapat mempermudah para penyebrang jalan, seperti zebra cross, jembatan penyebrangan, atau rambu lalu lintas.

B.Orang tua seorang anak kecil yang harus menyebrangi jalan itu.

Keluhan    :

a)Banyaknya para pengendara yang ’ugal-ugalan’ di jalan.

b)Adanya para pengamen di jalanan yang secara tidak langsung membuat orang tua was-was apalagi jika membawa anak kecil.

c)Tidak adanya sarana penyebrangan yang dikhususkan bagi ibu dan anak.

d)Tidak adanya polisi yang bertugas, membuat para penyebrang kerepotan apalagi ditambah dengan membawa anak.

Solusi    :

a)Dengan rutinnya polisi melakukan pengecekan disekitar jalan tersebut, akan mengurangi pengendara berlaku ’ugal-ugalan’.

b)Sebaiknya dilakukan penetriban terhadap para pengemis atau orang-orang ang bekerja di jalanan, agar lalu lintas dapat berjalan lancar dan dapat memberikan rasa aman & nyaman bagi para penyebrang jalan.

c)Dengan adanya jembatan khusus atau sarana yang lain yang dapat mempermudah para penyebrang, akan memungkinkan untuk memanfaatkan sarana tersebut dengan sebaik-baiknya.

d)Polisi sangat membantu sekali bagi para pemakai jalan raya, tidak hanya untuk pengendara kendaraan bermotor tetapi juga bagi pejalan kaki. Yaitu bisa membantu pejalan kaki untuk menyebrang jalan, sehingga tidak perlu was-was.

Andai aku …..

Andai aku dapat menciptakan mesin pemutar waktu, pasti segala hal yang kita sesali akan dapat kita ulang lagi.Sehingga di dunia ini tidak lagi ada penyesalan, yang dapat membuat manusia bersedih. Selain itu, alat ini dapat digunakan untuk penelitian dan penyelidikan akan suatu masalah yang sulit untuk dipecahkan.
Namun, akibat dari adanya penemuan mesin pemutar waktu ini akan membuat manusia ketergantungan. Sedikit-sedikit minta mengulang waktu, apalagi jika sampai ke tangan orang jahat dan digunakan untuk kejahatan. Misalnya digunakan untuk bermain judi, atau untuk menebak angka berapa yang akan muncul suatu hari nanti. Dan bisa saja, alat ini akan menjadi  ‘rebutan’ bagi banyak pihak yang dapat menyebabkan tindakan kekerasan

Tugas etika

Dari kasus di http:\\kuliahbersama.com » Blog Archive » Eksperimentasi dalam Etika Rekayasa\

Jika menurut pendapat saya, jadi dalam eksperimen diperlukan suatu kejujuran agar dalam masyarakat tumbuh suatu kepercayaan. Kepercayaan tersebut dapat berarti lebih baik, lebih mudah, lebih aman, leih sejahtera, lebih berkualitas dsb. Kejujuran dalam eksperimen dapat meliputi kejujuran sumber, alat, cara, dsb yang harus dilakukan secara bijaksana. Di sinilah peran manusia menjadi penting, manusia sangat berperan besar dalam eksperimentasi etika.

cerita selengkapnya mengenai grj SETAn

Ada yg pernah ke rumah GURITA yg ktnya Gereja Setan di Bandung ?
Saya ada sedikit info mengenai sinyalemen Gereja Setan di Bandung . Beberapa minggu ini, saya banyak dengar informasi bahwa di belakang Hotel Grand Aquila Bandung, ada gereja setan, dengan ciri ada gurita raksasa di atas atapnya.
Karena penasaran, pada kesempatan kemarin, saya coba cari rumah itu. Rumah tersebut terlihat cukup jelas dari jalan Pasteur di sebelah Hotel Aquila atau dari arah seberangnya malah lebih jelas lagi. Memang terlihat ada Gurita raksasa berwarna hitam di atasnya.
Mendengar banyak informasi orang disana bahwa tidak pernah ditemukan akses jalan ke rumah tersebut, saya sangat penasaran dan coba untuk menapakinya.
Jalan masuk yang saya pilih adalah lewat jalan SUKADAMAI, tidak jauh sebelum Aquila . Menyusuri jalan tersebut, akhirnya saya berhasil menemukan sebuah gedung besar dengan kaca-kaca gelap yang besar, dengan patung gurita berwarna hitam dan warna merah diatasnya, juga banyak gambar wajah-wajah orang jaman dahulu (yang saya tidak kenal) dipajang di kaca tersebut, ada juga kartu domino dan kartu remi ukuran raksasa dipajang di situ, dan yang paling aneh adalah, saya tidak menemukan jalan langsung menuju rumah tersebut. Karena penasaran, saya coba kelilingi daerah itu, dan menemukan bahwa memang tidak ada jalan langsung menuju rumah itu, dan tampak sekali bahwa gedung tersebut terlihat dikelilingi oleh rumah-rumah biasa disekitarnya.
Karena itu, sekali lagi saya kit ari daerah itu dan mulai memperhatikan lebih seksama lagi, dan saya temukan ada satu rumah biasa yang p ali ng mungkin merupakan akses masuk menuju gedung tersebut, dan di depan rumah itu dipasang papan bertuliskan DILARANG PARKIR DI DEPAN RUMAH NO.4 DAN 6, padahal daerah ini merupakan daerah perumahan real estate biasa,(bukan jalan gang). Akhirnya secara tidak sengaja, saya menemukan sesuatu yang sangat mengejutkan yang tadinya kurang saya perhatikan, Yaitu rumah no.6.
Nomor rumah ini sepertinya biasa saja, tapi ternyata pemilik rumah tersebut memasang nomornya dengan 3 x nomor 6 yang berbeda-beda dengan urutan seperti ini :
6
6
6
ini cerita kesaksian temen g yg pernah terlibat GS Bandung..
percaya ato gak, gedung bergurita yg ada di Bandung itu emang bener tempat berlangsungnya gereja setan, g tadinya juga ga percaya, sampai muncul nih temen g yg ngaku pernah terlibat..
dia ceritain semua ke g asal muasal gereja setan itu. gimana bentuk bangunan nya, dalemnya kaya apa, gimana ritualnya gereja setan itu, gimana caranya sampe dia bisa terjerat ke GS itu..
Temen g ini (cewe cantiiikk banget) waktu itu didatengin sama 2 orang yg emang ngaku dari gereja di Bandung .. udah gitu, namanya orang kenalan pasti salaman kan … nah dengan salaman itu, ternyata di tangan si org dr gereja itu ada jarum. jadinya tangan temen g berdarah..
setelah perkenalan berdarah itu, ga tau kenapa temen g ingeeett mulu ama gereja itu (kaya udah terhipnotis) dan akhirnya terjerumus deh dia ke gereja itu….
emang bener bangunan dalamnya kaya bekas kasino, karena di kaca2nya ada mozaik kartu remi (yg raja sekop, wajik, keriting sama hati itu) trus ada juga pentagram bintang 5 sudut yg identik sama satanisme.. ada juga gambar salib terbalik (bagian pendeknya di bawah)
ritual gereja setannya bener2 heppy banget katanya… pertama kali dateng, u akan diajak sumpah darah. darah semua anggota gs itu dikumpulin ke dalem piala (setetes doank 1 orang) trus darah temen g itu jg, trus diminum..
abis itu mereka kebaktian yg memuji2 lucifer. dan diakhiri dengan pesta SEX.
sekali u terjerat, akan susah buat keluar.. temen g ini bener2 menderita sampe akhirnya dia bisa bebas sekarang..
oh iya ada yg kelewatan…
waktu perjanjian itu juga, di lengan u ditanam kaya semacem jarum (mungkin kaya susuk yah). kata temen g, ngelepasin itu sakitnya seamit2.. mendingan mati katanya..
cara lepasnya:
gini, jadi tuh temen g dulunya anak gereja. rajin banget pelayanan di gereja…
belakangan pas gabung ama gS, dia ga dateng2 lg ke gereja..
pendeta yg megang tuh gereja curiga donk. trus ngedeketin si temen g itu.. ya temen g ga mau crita secara dia kan kaya terhipnotis gt..
nah suatu ketika, pendeta itu maksa temen g itu (dengan diseret-seret) ikut kebaktian dia di gereja..
pas penyembahan (kristen nih) tuh setan yg di dalem temen g ngamuk.. temen g langsung lari ke mimbar trus menjerit-jerit kalo dia istri ke berapa lucifer..
kontan langsung pada panik jemaatnya.. bubar tuh gereja. trus pendeta itu ngedoain dia.. temen g itu ampe mau bunuh tu pendeta. dicekek. dicakar. parah deh. mukanya beda bgt temen g itu. kesurupan lha intinya..
trus yah didoain terus sama pendeta itu, dibantu sama jemaat lain yg berani tinggal.
akirnya temen g muntah. darah, aer, semua. banyak banget. trus kaya org gila tereak2, lari sini sana , pukul2. lama bgt. trus pingsan.
trus abis itu dia sadar selama ini dia kaya dihipnotis. badannya jadi kuruuus banget. mukanya pucet. parah deh..
yg lebih paranhya, buat lepas dr jerat perjanjian, dia harus ngeluarin kaya semacem jarum (mungkin kaya susuk yah) dr lengannya. sakitnya amit2 katanya. mendingan mati katanya..
gitu lha kira2..

ini struktur organisasinya GS:
Struktur organisasi
* Pimpinan tertinggi adalah Lucifer alias satan alias iblis alias raja iblis.
* Tingkat kedua adalah Rosa/lyberia yang terdiri atas 13 wanita yaitu Sister of The Light.
* Tatanan terendah adalah Mochua, bertugas melemahkan iman jemaat termasuk menguras energi urapan para hamba Tuhan.
Semua kelompok ini tidak berwujud alias dalam bentuk roh. Prince Of Michael yang disebut-sebut sebagai pimpinan GS di Menado juga termasuk roh, agar bisa kelihatan, dia akan meminjam jasad orang lain.
temen g itu, termasuk di tingkat ke-2
ini ritualnya yg temen g alami
1. Praise & Worship : tapi lagu2nya yang lagi disenengin anak muda, dan biasanya
yang beraliran heavy metal/rock, termasuk juga lagunya Santana (Maria), Janet &
Michael Jackson (scream), John Lennon ( Ima gine) atau lagunya Bon Jovi, terus
Black Sabbath, dan aliran heavy metal lainnya.
2. Pembacaan firman : bukan pake bible yang biasa tetapi Satanic Bible, yang
isinya memutarbalikkan semua isi alkitab menurut versi mereka.
3. Perjamuan kudus : mereka makan organ tubuh bayi (hasil aborsi) dan minum
darah bayi
4. perjamuan kasih : mereka boleh melakukan seks bebas dengan orang-orang yang
hadir di situ, dan juga narkoba dibagikan secara free.

Mereka punya 2 program kerja :
1. Jangka panjang : membangun bait ‘ allah ‘ nya mereka yaitu antikris
2. Jangka pendek : menjaring jiwa-jiwa khususnya generasi muda dan menyusup ke
gereja-gereja.

Cara mereka narik orang2 muda :
1. Dengan ajak makan, tapi mereka tidak pernah ajak makan di restoran yang
murah, pasti yang punya 21% tax & service.
2. Masing-masing mereka memakai cincin pentagram dengan sudut2 yang tajam, waktu
mereka berusaha dengan cara apapun untuk salaman, dan agak ditarik, jadi pasti
kena cincin mereka. Darah yang ada di cincin tersebut itu diritualkan oleh
mereka.

ini hasil search gs di google:
nih hasil search google tentang ritualnya
GS 3 Ritual & Upacara
* Seks, Kebaikan, dan Kejahatan. Ritual Seks dilakukan setelah upacara dan itu merupakan bagian dari upacara. Keterangan :Seks bebas sama sekali bertentangan dengan ajaran Kristiani. Roh dan manusia dapat melakukan hubungan badan bila roh itu berubah wujud menjadi manusia, hal ini dapat dilakukan oleh Lucifer karena dia adalah malaikat. Lain halnya dengan roh lainnya yang bukan termasuk malaikat sehingga harus meminjam tubuh orang lain (media); seperti kerasukan, memanggil arwah orang mati, perdukunan, semua hal ini tidak lain adalah praktek satanisme, dan di Indonesia sudah banyak sekali praktek satanisme dalam bentuk yang berbeda, ada yang bilang itu boleh karena tujuan baik dan itu jahat karena untuk tujuan jahat, memang pada prakteknya ada yang terlihat untuk kebaikan (putih) dan ada yang untuk niat jahat (hitam) tetapi kesemuanya ini sama saja intinya, yaitu menjadi praktek satanisme pengikut Lucifer, berhati-hatilah.
* Ritual Kebaikan, mereka masuk ke dalam gereja-gereja lalu menyumbang.
* Ritual Kejahatan dilakukan terutama saat ada anggotanya yang melanggar peraturan, mereka tidak akan segan untuk membunuh sebab bagi mereka adalah terhormat bila mati untuk Lucifer.
GS biasanya melakukan Persembahan Darah bayi hasil aborsi, yang biasanya melakukan hubungan sex didepan jemaat gereja dan setelah 4-6 bulan lamanya, maka anak itu harus digugurkan dan darahnya akan dipersembahkan kepada lucifer. Dengan demikian, Para jemaat akan selalu dilindungi Oleh lucifer dalam berbagai masalah kecuali, Tuhan.

Aplikasi dalam rekayasa,metodologinya,dan penerapannya

Aplikasi etika dalam rekayasa

Aplikasi etika dalam rekayasa dikategorikan menjadi 3, yaitu :

Laporan Penemuan/Rekayasa/Rancang-Bangun

laporan penemuan (invention) memuat:

  • Deskripsi alat yang dibuat, manfaat dan kelebihan alat baru/modifikasi
  • Desain alat
  • Cara membuat (Alat dan bahan) → dituliskan jika memang penelitian sampai taraf pembuatan alat

Penelitian Deskriptif

Secara mendasar, penelitian deskriptif memuat:

  • Tujuan Penelitian: apa yang diharapkan menjadi hasil pengamatan
  • Desain Penelitian: bagaimana melakukan penelitian, langkah-langkah apa saja yang akan dikerjakan, alat dan bahan yang diperlukan, data yang diharapkan dapat didapat, bagaimana meminimalkan kesalahan

Penelitian Eksperimen

Secara mendasar, penelitian Eksperimen memuat:

• Tujuan Penelitian: melihat perbedaan atau hubungan (antar variabel)

• Hipotesis penelitian

• Langkah pelaksanaan penelitian

• Pengumpulan Data

• Analisis Data

• Pembentukan Kesimpulan Penelitian

Metodologi :

Akal budi dan sifat ingin tahu manusia, memampukan dan mendorongnya untuk
melakukan penelitian: mengkaji fenomena yang terjadi di sekitarnya, melakukan
pertimbangan, mengambil keputusan/kesimpulan dan melakukan evaluasi.

Pengetahuan (Knowledge)

Secara normatif, definisi Pengetahuan paling tidak meliputi:

  • Fakta, informasi dan kemampuan yang diperoleh melalui pengalaman atau pendidikan
  • Pemahaman secara teoretis dan/atau praktis suatu bidang (studi), apa yang diketahui mengenai suatu bidang tertentu atau berkait dengan bidang-bidang lain secara keseluruhan
  • Fakta, informasi dan kesadaran atau pengenalan yang diperoleh dari pengalaman menghadapi suatu fakta atau situasi

Para ahli filsafat masih terus memperdebatkan definisi Pengetahuan, terutama karena rumusan Pengetahuan oleh Plato yang menyatakan Pengetahuan sebagai “kepercayaan sejati yang dibenarkan (valid)” (“justified true belief”).

Filsafat (Philosophy)

Berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘Phil’ dan ‘Sophy’
Phil yang berarti Cinta (Love) dan Sophy yang berarti kebijaksanaan, kearifan, hikmat (wisdom)
Pengujian kritis terhadap dasar rasionalitas dari kepercayaan kita yang paling fundamental dan analisis logis terhadap konsep-konsep dasar yang digunakan dalam mengekspresikan apa yang kita percayai. Filsafat dapat juga didefinisikan sebagai refleksi atas pelbagai pengalaman manusia, atau sebagai upaya pengenalan masalah-masalah yang berkaitan erat dengan kemanusiaan secara rasional, metodikal dan sistematis.

Ilmu Pengetahuan (Science)

Kajian sistematik yang menggunakan observasi, eksperimen (percobaan) dan pengukuran terhadap fenomena alam dan sosial, dan bidang kajian lainnya.
Umumnya Ilmu Pengetahuan dicirikan oleh kemungkinan membuat pernyataan benar yang didukung oleh sekumpulan bukti atau pengujian. Karena sifat ini, kebenaran suatu. Ilmu Pengetahuan sangat mungkin mengalami pendefinisian/formulasi ulang/baru
Klasifikasi Ilmu Pengetahuan:

  • Ilmu Pengetahuan Eksakta: yaitu Ilmu Pengetahuan yang memiliki pengukuran (measurement) yang pasti (exact). Contoh: Fisika dan Kimia
  • Ilmu Pengetahuan Deskriptif: Ilmu Pengetahuan yang tujuan utamanya adalah mengembangkan metode pendeskripsian atau klasifikasi yang kemudian menjadi acuan yang tepat dalam domain ilmu tersebut. Contoh: Taksonomi dalam Botani dan Zoologi.

Teknologi (Technology)

Teknologi adalah aplikasi Ilmu Pengetahuan terutama untuk tujuan komersial dan Industri. Teknologi sangat erat dengan Ilmu Pengetahuan dan Rekayasa (Engineering). Ilmu Pengetahuan menyangkut pemahaman manusia terhadap alam semesta dan komponen-komponennya, misalnya ruang angkasa, materi, energi, dan interaksi di antara elemen-elemen tersebut.
Rekayasa adalah aplikasi Ilmu Pengetahuan dalam wujud pembuatan rancangan/disain pelbagai alat demi kemudahan manusia. Teknologi berkaitan dengan alat dan teknik mewujudkan rancangan alat-alat yang memudahkan kehidupan manusia. Penemuan (Invention) pelbagai alat termasuk dalam kajian Rekayasa dan Teknologi

Penerapan etika rekayasa
Penerapan etika terdapat di semua bidang baik dalam bidang medis, bioteknologi, teknologi gen, pengujian dengan menggunakan binatang, memberi peluang rekayasa untuk masuk di dalamnya. Masalah etika akan muncul bila bila dalam desain, konstruksi, dan pemakaian produk secara medis dinyatakan tidak berhasil, tetapi dari gatra hasil penelitian rekayasa benar. Sebab etika rekayasa sendiri adalah studi tentang soal-soal dan keputusan moral, yang mengandung individu dan organisasi yang terlibat dalam rekayasa, dan relasi yang berkaitan dengan perilaku moral, karakter, cita-cita dan interpersoal. Namun penerapan etika rekayasa tidak lepas dari tujuannya sendiri yaitu untuk meningkatkan otonomi moral, yaitu kemampuan untuk berpikir secara rasional tentang isu-isu moral berlandaskan kaidah-kaidah moral yang berlaku.
Obyek studi rekayasa adalah permasalahan moral yang berkait erat dengan kerekayasaan. Rekayasa pada kenyataannya lebih banyak berlangsung di dalam perusahaan-perusahaan yang mencari keuntungan, dan perusahaan-perusahaan dimaksud tertanam di dalam struktur masyarakat dan peraturan pemerintah yang rumit,sehingga permasalahan atau aspek-aspek moral di dalam rekayasa menjadi semakin kompleks.

Referensi

Britannica Concise Encyclopedia (www.answers.com, accessed on Sep, 4, 2007)

Shamoo A and Resnik D. 2003. Responsible Conduct of Research, New York: Oxford

University Press.

ETIKA REKAYASA UNTUK REKAYASAWAN

DR. IR. SUBAGYO PRAMUMIJOYO, DEA

DR. IR. I WAYAN WARMADA

ETIKA PENELITIAN REKAYASA (ENGINEERING RESEARCH)

Suprodjo Pusposutardjo

Konsep etika???

Etika sendiri adalah filsafat moral yang berkaitan dengan studi tentang tindakan-tindakan baik ataupun buruk manusia di dalam mencapai kebahagiaannya. Apa yang dibicarakan di dalam etika adalah tindakan manusia, yaitu tentang kualitas baik (yang seyogyanya dilakukan) atau buruk (yang seyogyanya dihindari) atau nilai-nilai tindakan manusia untuk mencapai kebahagiaan serta tentang kearifannya dalam bertindak (Bourke, 1966). Sedangkan konsep etika sendiri meliputi

Kejujuran

Jujur dalam pengumpulan bahan pustaka, pengumpulan data, pelaksanaan metode dan prosedur penelitian, publikasi hasil. Jujur pada kekurangan atau kegagalan metode yang dilakukan. Hargai rekan peneliti, jangan mengklaim pekerjaan yang bukan pekerjaan Anda sebagai pekerjaan Anda.

Obyektivitas

Upayakan minimalisasi kesalahan/bias dalam rancangan percobaan, analisis dan interpretasi data, penilaian ahli/rekan peneliti, keputusan pribadi, pengaruh pemberi dana/sponsor penelitian.

Integritas

    Tepati selalu janji dan perjanjian; lakukan penelitian dengan tulis, upayakan selalu menjaga konsistensi pikiran dan perbuatan

    Ketelitian

    Berlaku teliti dan hindari kesalahan karena ketidakpedulian; secara teratur catat

      pekerjaan yang Anda dan rekan anda kerjakan, misalnya kapan dan di mana

      pengumpulan data dilakukan. Catat juga alamat korespondensi responden, jurnal atau agen publikasi lainnya.

      1. Keterbukaan

      Secara terbuka, saling berbagi data, hasil, ide, alat dan sumber daya penelitian. Terbuka terhadap kritik dan ide-ide baru.

      1. Penghargaan terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)

      Perhatikan paten, copyrights, dan bentuk hak-hal intelektual lainnya. Jangan gunakan data, metode, atau hasil yang belum dipublikasi tanpa ijin penelitinya. Tuliskan narasumber semua yang memberikan kontribusi pada riset Anda. Jangan pernah melakukan plagiasi..

      1. Penghargaan terhadap Kerahasiaan (Responden)

      Bila penelitian menyangkut data pribadi, kesehatan, catatan kriminal atau data lain yang oleh responden dianggap sebagai rahasia, maka peneliti harus menjaga kerahasiaan data tersebut.

      1. Publikasi yang terpercaya

      Hindari mempublikasikan penelitian yang sama berulang-ulang ke pelbagai media

      (jurnal, seminar).

      1. Pembinaan yang konstruktif

      Bantu membimbing, memberi arahan dan masukan bagi mahasiswa/peneliti pemula. Perkenankan mereka mengembangkan ide mereka menjadi penelitian yang berkualits.

      1. Penghargaan terhadap Kolega/Rekan Kerja

      Hargai dan perlakukan rekan penelitian Anda dengan semestinya. Bila penelitian

      dilakukan oleh suatu tim akan dipublikasikan, maka peneliti dengan kontribusi terbesar ditetapkan sebagai penulis pertama (first author), sedangkan yang lain menjadi penulis kedua (co-author(s)). Urutan menunjukkan besarnya kontribusi anggota tim dalam penelitian.

      1. Tanggung Jawab Sosial

      Upayakan penelitian Anda berguna demi kemaslahan masyarakat, meningkatkan taraf hidup, memudahkan kehidupan dan meringankan beban hidup masyarakat. Anda juga bertanggung jawab melakukan pendampingan nagi masyarakat yang ingin mengaplikasikan hasil penelitian Anda

      1. Tidak melakukan Diskriminasi

      Hindari melakukan pembedaan perlakuan pada rekan kerja atau mahasiswa karena alasan jenis kelamin, ras, suku, dan faktor-faktor lain yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kompetensi dan integritas ilmiah.

      1. Kompetensi

      Tingkatkan kemampuan dan keahlian meneliti melalui pendidikan dan pembelajaran seumur hidup; secara bertahap tingkatkan kompetensi Anda sampai taraf Pakar.

      1. Legalitas

      Pahami dan patuhi peraturan institusional dan kebijakan pemeintah yang terkait dengan penelitian Anda.

      1. Rancang pengujian dengan hewan percobaan dengan baik

      Bila penelitian memerlukan hewan percobaan, maka percobaan harus dirancang sebaik mungkin, tidak dengan gegabah melakukan sembarang perlakuan pada hewan percobaan.

      1. Mengutamakan keselamatan Manusia

      Bila harus mengunakan manusia untuk menguji penelitian, maka penelitian harus

      dirancang dengan teliti, efek negatif harus diminimalkan, manfaat dimaksimalkan;

      hormati harkat kemanusiaan, privasi dan hak obyek penelitian Anda tersebut; siapkan pencegahan dan pengobatan bila sampel Anda menderita efek negatif penelitian.

      Hello world!

      Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!